JANGAN
TEMEHKAN MENCUCI TANGAN
Cuci
tangan sepertinya menjadi kegiatan yang tak terlalu penting bagi kebanyakan
masyarakat. Namun banyak orang yang jatuh sakit karena tak memperdulikan
kebiasaan cuci tangan. Bahkan dalam sebuah penelitian cuci tangan memiliki
banyak manfaat bagi tubuh manusia.
Kurang Kesadaran
Meski banyak orang tahu bahwa mencuci tangan itu penting, hanya
sedikit yang melakukannya. Sebuah penelitian lain tentang kebijakan
kesehatan yang dilakukan oleh Bank Dunia menunjukkan bahwa perilaku sehat
seperti mencuci tangan dengan sabun kurang dipromosikan sebagai perilaku
pencegahan penyakit, dibandingkan promosi obat-abatan flu oleh staf kesehatan.
Hal ini diperparah apabila lokasi penduduk terpencil dan sulit terjangkau media
cetak maupun elektronik (seperti radio dan TV).
MANFAAT
Manfaat
mencuci tangan bagi kesehatan tidak usah diragukan lagi. Mencuci tangan dapat
membasmi kuman penyebab penyakit sehingga mencegah penularan penyakit
infeksi. Karena penularan penyakit dapat terjadi ketika orang yang terinfeksi
tidak mencuci tangan dengan benar kemudian ia langsung menyentuh atau mengolah
makanan dan makanan tersebut di konsumsi orang.
KAPAN SEBAIKNYA SESEORANG HARUS
MENCUCI TANGAN ?
Biasakan
untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar kecil, setelah
buang air kecil dan atau buang air besar, setelah membuang ingus, batuk,
bersin, setelah mengganti popok, setelah menyentuh sampah, sebelum dan setelah
mengobati luka, setelah memegang hewan atau kotoran hewan, sebelum memasukkan
atau melepas lensa kontak, setelah bermain, sebelum memegang bayi,
setelah menyentuh orang sakit atau terluka serta sebelum meyiapkan
makanan.
PENYAKIT- PENYAKIT YANG DAPAT DI CEGAH
DENGAN MENCUCI TANGAN :
1.
Diare. Sekitar 30
penelitian terkait menemukan bahwa cuci tangan dengan sabun dapat menurunkan
angka penderita diare hingga separuhnya. Tingkat kefektifan mencuci tangan
dengan sabun dalam penurunan angka penderita diare adalah 44%
2.
ISPA. Bukti-bukti
telah ditemukan bahwa dengan mencuci tangan sebelum
dan sesudah makan, buang air besar, buang air kecil dapat mengurangi tingkat
infeksi hingga 25 %. Penelitian di Pakistan menemukan
bahwa mencuci tangan dengan sabun mengurangi infeksi saluran pernapasan yang
berkaitan dengan pnemonia (radang
paru-paru) pada anak-anak balita hingga lebih dari 50 %.
3.
Infeksi cacing,
infeksi mata dan penyakit kulit. Penelitian membuktikan bahwa penggunaan sabun
dalam mencuci tangan mengurangi kejadian penyakit kulit, infeksi mata sepertitrakoma, dan cacingan khususnya
untuk ascariasis dan trichuriasis.
4.
Flu Singapura atau
Hand Foot and Mouth Disease (HFMD), penyakit ditularkan melalui makanan atau
minuman yang terkontaminasi virus ini saat tidak mencuci tangan dengan benar
5.
Hepatitis A,
penularan terjadi ketika seseorang yang terinfeksi virus ini tidak mencuci
tangan dengan benar setelah menggunakan kamar mandi kemudian ia mengolah makanan
yang dikonsumsi oleh orang lain.
6.
Shigellosis, penyakit
ini mudah menyebar dari satu orang ke orang lain dengan memakan makanan yang
terkontaminasi oleh orang yang terinfeksi yang tidak mencuci tangan
dengan benar setelah dari kamar mandi.
7.
Giardiasis, penyakit
mudah menyebar melalui kontak tangan yang tidak dicuci dengan benar setelah
buang air besar.
WHO
pada tahun 2005 mengeluarkan 7 langkah. Dan dalam pelaksanaannya ada yang
mengembangkan menjadi 10 langkah yaitu sebagai berikut :
1.
Basuh tangan dengan
air bersih yang mengalir
2.
Ratakan sabun dengan
kedua telapak tangan
3.
Gosok punggung tangan
dan sela - sela jari tangan kiri dan tangan kanan, begitu pula sebaliknya.
4.
Gosok kedua telapak
dan sela - sela jari tangan
5.
Jari - jari sisi dalam
kedua tangan saling mengunci.
6.
Gosok ibu jari kiri
berputar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan sebaliknya.
7.
Gosokkan dengan
memutar ujung jari-jari tangan kanan di telapak tangan kiri dan sebaliknya
8.
Gosok pergelangan
tangan kiri dengan menggunakan tangan kanan dan lakukan sebaliknya.
9.
Bilas kedua tangan
dengan air yang mengalir
10.
Keringkan dengan lap
tangan yang kering dan bersih atau menggunakan tissue
PENULARAN LEWAT TANGAN
• Infeksi fecal-oral: gastroenteritis (virus, kuman, parasit),
kolera, disenteri, tifus, cacingan, hepatitis A, leptospirosis, candidiasis,
polio.
• Tak langsung lewat tangan: SARS, flu burung.
Jangan pemehkan mencuci tangan.
Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan orang lain, terutama sebelum makan. jangan sepelekan mencuci tangan apabila kita mencintai diri kita sendiri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar